18 Des 2012

180 derajat

berawal saat aku memasuki pesantren di jawa barat, aku Angga, dengan wajah lugu nan polos aku melanjutkan bersekolah di pesantren . awalnya aku merasa tak betah , terbayang rasa cape dan rasa rindu akan keluarga di rumah datang mendera..

ya, namun takdir mengharuskan ku disini.. aku harus terima dan menjalani kenyataan ini..
"ini hanya sementara kok, 4 tahun:" kata ayah ku

dan kehidupan itu dimulai..

sebuah pesantren modern, bukan benar2 pesantren seperti di gontor tentunya..

hari demi hari aku melewatinya, tanpa kusadari aku mulai nyaman dengan tempat dan kwana2ku disini..

tapi ada suatu hal yang aneh suatu hari.. perasaan yang tak pernah aku rasain sebelumnya, ya jelas saja karena diriku yang lugu..


dag dig dug, dag dig dug.. jantungku serasa aneh ketika melihat sosok wanita kecil berjilbab nan elok rupawan.. "subhannalah " dalam hati ini berbicara

aku tak tahu prasaan apakah ini ..apakah ini yang disebut cinta?kenapa cinta itu bisa muncul tiba2??

namun sayang sekali ak tak mengetahui wanita cantik itu..

aku tersadar, di pesantren ini tidak boleh ada pacaran..

dan aku masih bau kencur, alias anak kemaren sore.. masa aku udah mau ngelanggar dan buat masalah sih?

tapi hari ganti hari rasa yang ada di hatipun semakin mencuat.. intensitas pertemuan aku dengan wanita itu pun smakin sering..

tapi sayang aku tidak mengenal dia, sebaliknya dia tidak mengenal aku..

tapi aku berusaha cari tau tentang wanita itu..

dan suatu saat aku mengetahui bahwa ia adalah anak tingkat tiga di pesantren ku..
dan hal yang menyakitkan yang aku tahu bahwa banyak para pria bahkan temen sekamar ku yang juga suka dia, bahkan dia lebih dekat dibanding aku

hatiku seketika hancur ,kacau balau.,apakah ini yang disebut cemburu? apa ini ini yang disebut sakit hati??

dengan perasaan yang campur aduk , aku pun tetap menginginkan wanita itu.. ya ga ada yang tidak mungkin..

akhirnya aku bisa kenal dengannya..melihat fisik yang mungil nan lucu, aku berpikir ini wanita pasti baik, solehah, dan lembut

jelas saja waktu awal aku mengenal senyum dia cara dia berbicara .. membuat ku salah tingkah.

hari berganti hari rasa sayng aku pun makin bertambah..

dan akupun pun berhasil menaklukan wanita itu..

namun masalah belum berhanti disitu..
ternyata teman2 nya mengetahui hubungan aku dengannya..

itu membuat aku hampir terpisah dengannya.. dan benar benar hampir ter pisah..

tapi akhirnya kami bisa melaluinya.. sampe akhirnya dia lulus dan aku mash tingkat tiga di pesantren itu..

dia melanjutkan sekolah di universitas negeri di jogja..

aku pun bertekad untuk bersekolah dis semarang, ya paling tidak dekat kalo mau main..

dan alhamdulillah aku dapat di semarang..

namun apa yang terjadi.??

ketika aku dekat bertahun tahun hingga saat ini ternyta kami mengalami sebuah masalah.. perubahan..

dahulu kita akur, sekarang kita bermaslah, kita ribut.. aku pun muak..

mengapa ini terjadi!!!!

rasa ego yang tinggi, idialis yang merasa paling benar ..

mengapa dirimu tak sepeti yang ku kenal?
mengapa berubah 180 derajat?
diman dirimu yang baik kepadaku?

ya emang benar, bahwa setiap orang bisa brubah ..berubah bukan cuma dari yang jahat ke baik tapi dari baik ke jahat pun juga bisa..

aku menyadari bahwa apa yang kita rasa baik itu belum tentu baik..

mungkin emang cara ku yang salah..

aku pun mengikhlaskan jika memang dia bukan yang terbaik..

setidaknya aku sempat memiliki, walaupun aku hancur..

aku sadar, dengan membiarkan dia pergi dan membuat bahagia , aku juga harus bahagia.. mungkin itulah yang terbaik

dan aku pun kembali menjalani kenyataan bahwa aku tak bersamanya.. aku berjalan sendiri menatap masa depan

hati aku berbicara .. sekuat2 nya selama2 nya saya memperthankan seorang wanita, jika wanita itu tidak cocok dan tidak jodoh ma saya bakal lepas juga

yups, saya ckup snang mengetahui dirinya yang mulai bahagia dengan kehidupannya yang saat ini bisa bersama pria lain..

cemburu? tidak mungkin kecewa..

mengapa dahulu sosok yang baik berubah ,kata hinaan dan menrendahkan slalu aku trima dari mulutnya padahal dahulu kata itu tak pernah ada..


aku hanya rindu kebaikan mu..

kau adalh cahaya cinta ku, kau adalah bidadari ku...
tapi mengapa engkau berubah menjadi iblis yang menyakitkan??


Tuhan trimakasih atas rasa yang pernah kau beri ke aku..

aku pun mulai membenahi hidup dan menatp masa depan kembali, berusaha ikhlas dan tegar atas apa yang terjadi..

satu hal yang aku sadar Allah tahu mana yang terbaik buat hambaNya.. dan aku yakin inilah yang terbaik

Tidak ada komentar: