Masalah ada bukan untuk melemahkan tapi untuk mendewasakan dan menguatkan.
Masalah itu seperti api yang memanaskan emas, semakin panas akan semakin murni emasnya.
Masalah adalah salah satu bukti kehidupan karena hanya orang mati yang tidak punya masalah.
Masalah adalah jalan utama menuju kebijaksanaan karena kebijaksanaan tidak akan terbukti tanpa masalah.
Masalah merupakan jalan tercepat menuju kesuksesan.
Masalah merupakan guru terbaik yang pernah ada dalam kehidupan.
Masalah itu ibarat sebuah pertandingan yang harus dimenangkan.
Masalah adalah alat untuk menguji potensi kita.
Masalah yang sulit bukanlah sesuatu yang membuat kita patah semangat tetapi hal yang membuat kita semakin rajin belajar untuk mengatasinya dengan cara yang mudah.
Dalam sejarah peradaban manusia, tidak ada seorang pun yang tidak mengalami masalah dalam hidupnya.
Jangan pernah menyerah dan teruslah berjuang, hadapilah setiap masalah dengan penuh keyakinan bahwa PADA AKHIRNYA SEMUA AKAN MENJADI INDAH.
7 Jan 2013
4 Jan 2013
INGIN TERHINDAR DARI PENYAKIT PIKUN ? PERBANYAKLAH MEMBACA ..!
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Membaca adalah kegiatan yang mendatangkan banyak manfaat karena dengan membaca pengetahuan kita akan bertambah. Baik itu pengetahuan yang berhubungan dengan keilmuan maupun hanya sekedar berita atau informasi.
Di samping itu menurut para ahli bahwa dengan banyak membaca maka kita akan terlepas dari penyakit otak. Seorang peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey, membuktikan bahwa hanya dengan membaca buku seseorang akan terhindar dari penyakit “Demensia”.
Demensia adalah penyakit yang merusak jaringan otak. Apabila terkena demensia, bisa dipastikan seseorang akan sulit terhindar dari kepikunan. Hal ini terjadi karena membaca dapat menciptakan semacam lapisan penyangga yang melindungi dan mengganti perubahan otak.
Riset-riset otak mutakhir telah menemukan manfaat membaca dalam menumbuhkan dendrit, salah satu komponen sel saraf otak atau neuron. Membaca kata-kata baru dapat merangsang otak, karena otak suka akan tantangan dan hal-hal baru. Kegiatan membaca adalah kegiatan yang penuh tantangan dan senantiasa membawa seseorang untuk memasuki wilayah baru.
Diakui atau tidak, banyak orang pintar dan cerdas disebabkan dari rajin membaca. Membaca juga bisa membuat orang lebih dewasa. Dewasa di sini artinya memiliki pola pikir yang tidak lagi kekanak-kanakan.
Dengan membaca, orang bisa memandang setiap permasalahan hidup bukan sebagai beban, namun tantangan yang harus diselesaikan. Permasalahan dalam kehidupan tidak dipandang hanya dari satu sisi, tetapi dari berbagai sisi. Orang yang memandang permasalahan hidup dari berbagai sisi biasanya lebih bijaksana dan arif dalam menjalani kehidupan.
Akan tetapi sungguh sangat disayangkan bahwa minat membaca dari masyarakat Indonesia masih rendah. Taufiq Ismail seorang sastrawan Indonesia yang terkenal mengatakan bahwa. “Kita telah menjadi bangsa yang rabun membaca buku dan lumpuh menulis”.
Ungkapan ini tentunya punya alasan yang sangat kuat. Dan, benar adanya, persoalan kita adalah minat baca yang rendah. Jika ditawari buku bacaan, tidak sedikit dari kita yang menolak dengan alasan tidak punya waktu untuk membaca. Masyarakat kita lebih menyukai media televisi dari pada buku.
Padahal Jordan E. Ayan juga menyebutkan bahwa televisi masih amat ketinggalan dibandingkan dengan buku. Televisi merupakan “media pasif” yang tidak mengajak kita berpartisipasi dalam belajar atau berpikir kreatif. Namun hal informasi ini tidak sampai kepada kita karena kita kurang membaca.
Sangat berbeda dengan budaya membaca masyarakat Jepang dan negara-negara maju lainnya. Ke mana-mana mereka selalu membawa buku bacaan. Jika ada waktu luang mereka mengisinya dengan membaca. Sehingga tidak mengherankan jika ilmu pengetahuan mereka lebih maju daripada kita.
Masyarakat Indonesia lebih senang ngerumpi dan berbudaya lisan. Lebih banyak ngelamun-nya ketimbang melakukan aktivitas membaca. Hal tersebut bisa kita saksikan dari perilaku kita sendiri maupun orang-orang di sekeliling kita.
Padahal banyak waktu luang yang bisa kita manfaatkan untuk membaca. Misalnya ketika sedang menunggu keberangkatan pesawat, di halte, terminal, bahkan bagi orang yang tidak memiliki gangguan kesehatan jika membaca di atas kendaraan, bisa memanfaatkan waktunya untuk membaca.
Lima menit membaca sudah bisa menambah wawasan pengetahuan kita. Kita bisa membangun motivasi dalam diri kita dengan memperbanyak membaca termasuk membaca biografi orang-orang sukses.
Salah seorang Doktor dari Arab Saudi yang bernama Dr. Aidh Al Qarni dalam bukunys ”Laa Tahzan” (Jangan bersedih) menulis 10 manfaat membaca :
1. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan
2. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja
3. Dengan sering membaca, seseorang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata
4. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir
5. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan mengingkatkan memori dalam pemahaman
6. Dengan sering membaca seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana dan kecerdasan para sarjana
7. Dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuannya, baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya di dalam hidup
8. Keyakinan seseorang akan bertambah ketika dia membaca buku-buku yang bermanfaat
9. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia,. Dengan sering membaca, seseorang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai model kalimat
10. Lebih lanjut lagi, ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis di antara baris demi baris (memahami apa yang tersirat).
Dari beberapa penjelasan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa membiasakan diri untuk selalu membaca akan mendatangkan manfaat yang sangat besar. Bukan hanya untuk diri kita, tetapi juga untuk orang lain asal kita mau berbagi ilmu dengan mereka. Karena itu saya mengajak kepada pembaca sekalian untuk menghidupkan budaya membaca ini di mana saja dan kapan saja ada waktu untuk membaca.
(Kutipan dari berbagai sumber dengan beberapa tambahan dan perubahan ...)
Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....
Di samping itu menurut para ahli bahwa dengan banyak membaca maka kita akan terlepas dari penyakit otak. Seorang peneliti dari Henry Ford Health System, Dr. C. Edward Coffey, membuktikan bahwa hanya dengan membaca buku seseorang akan terhindar dari penyakit “Demensia”.
Demensia adalah penyakit yang merusak jaringan otak. Apabila terkena demensia, bisa dipastikan seseorang akan sulit terhindar dari kepikunan. Hal ini terjadi karena membaca dapat menciptakan semacam lapisan penyangga yang melindungi dan mengganti perubahan otak.
Riset-riset otak mutakhir telah menemukan manfaat membaca dalam menumbuhkan dendrit, salah satu komponen sel saraf otak atau neuron. Membaca kata-kata baru dapat merangsang otak, karena otak suka akan tantangan dan hal-hal baru. Kegiatan membaca adalah kegiatan yang penuh tantangan dan senantiasa membawa seseorang untuk memasuki wilayah baru.
Diakui atau tidak, banyak orang pintar dan cerdas disebabkan dari rajin membaca. Membaca juga bisa membuat orang lebih dewasa. Dewasa di sini artinya memiliki pola pikir yang tidak lagi kekanak-kanakan.
Dengan membaca, orang bisa memandang setiap permasalahan hidup bukan sebagai beban, namun tantangan yang harus diselesaikan. Permasalahan dalam kehidupan tidak dipandang hanya dari satu sisi, tetapi dari berbagai sisi. Orang yang memandang permasalahan hidup dari berbagai sisi biasanya lebih bijaksana dan arif dalam menjalani kehidupan.
Akan tetapi sungguh sangat disayangkan bahwa minat membaca dari masyarakat Indonesia masih rendah. Taufiq Ismail seorang sastrawan Indonesia yang terkenal mengatakan bahwa. “Kita telah menjadi bangsa yang rabun membaca buku dan lumpuh menulis”.
Ungkapan ini tentunya punya alasan yang sangat kuat. Dan, benar adanya, persoalan kita adalah minat baca yang rendah. Jika ditawari buku bacaan, tidak sedikit dari kita yang menolak dengan alasan tidak punya waktu untuk membaca. Masyarakat kita lebih menyukai media televisi dari pada buku.
Padahal Jordan E. Ayan juga menyebutkan bahwa televisi masih amat ketinggalan dibandingkan dengan buku. Televisi merupakan “media pasif” yang tidak mengajak kita berpartisipasi dalam belajar atau berpikir kreatif. Namun hal informasi ini tidak sampai kepada kita karena kita kurang membaca.
Sangat berbeda dengan budaya membaca masyarakat Jepang dan negara-negara maju lainnya. Ke mana-mana mereka selalu membawa buku bacaan. Jika ada waktu luang mereka mengisinya dengan membaca. Sehingga tidak mengherankan jika ilmu pengetahuan mereka lebih maju daripada kita.
Masyarakat Indonesia lebih senang ngerumpi dan berbudaya lisan. Lebih banyak ngelamun-nya ketimbang melakukan aktivitas membaca. Hal tersebut bisa kita saksikan dari perilaku kita sendiri maupun orang-orang di sekeliling kita.
Padahal banyak waktu luang yang bisa kita manfaatkan untuk membaca. Misalnya ketika sedang menunggu keberangkatan pesawat, di halte, terminal, bahkan bagi orang yang tidak memiliki gangguan kesehatan jika membaca di atas kendaraan, bisa memanfaatkan waktunya untuk membaca.
Lima menit membaca sudah bisa menambah wawasan pengetahuan kita. Kita bisa membangun motivasi dalam diri kita dengan memperbanyak membaca termasuk membaca biografi orang-orang sukses.
Salah seorang Doktor dari Arab Saudi yang bernama Dr. Aidh Al Qarni dalam bukunys ”Laa Tahzan” (Jangan bersedih) menulis 10 manfaat membaca :
1. Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan
2. Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja
3. Dengan sering membaca, seseorang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata
4. Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir
5. Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan mengingkatkan memori dalam pemahaman
6. Dengan sering membaca seseorang dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain, seperti mencontoh kearifan orang bijaksana dan kecerdasan para sarjana
7. Dengan sering membaca, seseorang dapat mengembangkan kemampuannya, baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya di dalam hidup
8. Keyakinan seseorang akan bertambah ketika dia membaca buku-buku yang bermanfaat
9. Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia,. Dengan sering membaca, seseorang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai model kalimat
10. Lebih lanjut lagi, ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis di antara baris demi baris (memahami apa yang tersirat).
Dari beberapa penjelasan di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa membiasakan diri untuk selalu membaca akan mendatangkan manfaat yang sangat besar. Bukan hanya untuk diri kita, tetapi juga untuk orang lain asal kita mau berbagi ilmu dengan mereka. Karena itu saya mengajak kepada pembaca sekalian untuk menghidupkan budaya membaca ini di mana saja dan kapan saja ada waktu untuk membaca.
(Kutipan dari berbagai sumber dengan beberapa tambahan dan perubahan ...)
Wallahua’lam bish Shawwab ....
Barakallahufikum ....
23 Des 2012
Pentingnya Menuntut Ilmu
suatu hari ketika masuk waktu solat terdapat 4 orang sahabat yang melakukan solat berjamaah. tanpa mengetahui ilmu solat mereka langsung saja melaksanakan solat
suatu ketika sang imam buang angin alias kentut 3 orang ma'mum malah begini (sebut saja A,B,C)
A : ih si imam kentut (dengan suara lantang )
B : hushhh ga boleh ngomong tau, batal (padahal dia juga ngomong)
c : untung saya ga ngomong kaya kalian (bisik ke temen2 nya)
jadi siapa yang batal ???
*iseng
suatu ketika sang imam buang angin alias kentut 3 orang ma'mum malah begini (sebut saja A,B,C)
A : ih si imam kentut (dengan suara lantang )
B : hushhh ga boleh ngomong tau, batal (padahal dia juga ngomong)
c : untung saya ga ngomong kaya kalian (bisik ke temen2 nya)
jadi siapa yang batal ???
*iseng
22 Des 2012
Wanita Mulia
ketemu lagi di penghujung bulan desember..
ehmm, saya pernah liat dan tertarik serta seju dengan sebuah pernyataan / cerita berikut..
Ibu Ainun Habibie :
"Mengapa saya tidak bekerja?
Bukankah saya dokter? Memang...
Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu.
Namun saya pikir : Buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yang barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami kehilangan kedekatan pada anak sendiri? Apa artinya tambahan uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang sendiri, saya bentuk pribadinya sendiri ? Anak saya akan tidak memiliki ibu.
Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orang tua kehilangan anak, dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena bekerja?
Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Bertahun- tahun kami bertiga hidup begitu."
Jangan biarkan Anak-anakmu hanya bersama pengasuh mereka.
Bagaimana bila dibantu pengasuhan dengan kakek neneknya?
~ Sudah cukup rasanya membebani orangtua dengan mengurus kita sejak lahir sampai berumah tangga.
Kapan lagi kita mau memberikan kesempatan kepada orangtua untuk penuh beribadah sepanjang waktu di hari tuanya.
Mudah-mudahan ini bisa jadi penyemangat dan jawaban utk ibu-ibu berijazah yang rela berkorban demi keluarga & anak2nya.
Karena ingin Rumah Tangganya tetap terjaga & anak2 bisa tumbuh dgn penuh perhatian, tdk hanya dalam hal akademik, tp jg utk mendidik agamanya, karena itulah sejatinya peran orangtua.
Belajar dari kesuksesan orang2 hebat, selalu ada pengorbanan dari orang2 yang berada dibelakangnya, yang mungkin namanya tidak pernah tertulis dalam sejarah.
Berbanggalah Engkau sang Ibu Rumah Tangga, karena itulah pekerjaan seorang wanita yg paling mulia..
subhanallah,tapi rasa2nya wanita saat kini sulit yang kaya begitu, dulu saya pernah bertemu wanita dan saya bertanya apakah anda akan menjadi ibu rumah tangga??
jawabnya " enggalah, ngapin keseharian ga produktif, buat apa kuliah tinggi2 dan mahal2 tapi cuma jadi ibu rumah tangga gitu,ga ke pake ilmu nya.. "
miris denger ucapan gitu.. coba denger ucapan bu ainun yang udah jadi dokter tapi melepas nya demi anak2nya..
itu ibu yang mulia..
selamat hari ibuu..
saya sangat beruntung mempunyai ibu yang sabar, perhatian, walaupun Sarjana tapi ia rela ngelepas gelarnya itu demi menjadi ibu rumah tangga
semoga dapat diambil hikmah dari cerita tersebut
^^
ehmm, saya pernah liat dan tertarik serta seju dengan sebuah pernyataan / cerita berikut..
Ibu Ainun Habibie :
"Mengapa saya tidak bekerja?
Bukankah saya dokter? Memang...
Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu.
Namun saya pikir : Buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yang barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami kehilangan kedekatan pada anak sendiri? Apa artinya tambahan uang dan kepuasan profesional jika akhirnya anak saya tidak dapat saya timang sendiri, saya bentuk pribadinya sendiri ? Anak saya akan tidak memiliki ibu.
Seimbangkah anak kehilangan ibu bapak, seimbangkah orang tua kehilangan anak, dengan uang dan kepuasan pribadi tambahan karena bekerja?
Itulah sebabnya saya memutuskan menerima hidup pas-pasan. Bertahun- tahun kami bertiga hidup begitu."
Jangan biarkan Anak-anakmu hanya bersama pengasuh mereka.
Bagaimana bila dibantu pengasuhan dengan kakek neneknya?
~ Sudah cukup rasanya membebani orangtua dengan mengurus kita sejak lahir sampai berumah tangga.
Kapan lagi kita mau memberikan kesempatan kepada orangtua untuk penuh beribadah sepanjang waktu di hari tuanya.
Mudah-mudahan ini bisa jadi penyemangat dan jawaban utk ibu-ibu berijazah yang rela berkorban demi keluarga & anak2nya.
Karena ingin Rumah Tangganya tetap terjaga & anak2 bisa tumbuh dgn penuh perhatian, tdk hanya dalam hal akademik, tp jg utk mendidik agamanya, karena itulah sejatinya peran orangtua.
Belajar dari kesuksesan orang2 hebat, selalu ada pengorbanan dari orang2 yang berada dibelakangnya, yang mungkin namanya tidak pernah tertulis dalam sejarah.
Berbanggalah Engkau sang Ibu Rumah Tangga, karena itulah pekerjaan seorang wanita yg paling mulia..
subhanallah,tapi rasa2nya wanita saat kini sulit yang kaya begitu, dulu saya pernah bertemu wanita dan saya bertanya apakah anda akan menjadi ibu rumah tangga??
jawabnya " enggalah, ngapin keseharian ga produktif, buat apa kuliah tinggi2 dan mahal2 tapi cuma jadi ibu rumah tangga gitu,ga ke pake ilmu nya.. "
miris denger ucapan gitu.. coba denger ucapan bu ainun yang udah jadi dokter tapi melepas nya demi anak2nya..
itu ibu yang mulia..
selamat hari ibuu..
saya sangat beruntung mempunyai ibu yang sabar, perhatian, walaupun Sarjana tapi ia rela ngelepas gelarnya itu demi menjadi ibu rumah tangga
semoga dapat diambil hikmah dari cerita tersebut
^^
18 Des 2012
180 derajat
berawal saat aku memasuki pesantren di jawa barat, aku Angga, dengan wajah lugu nan polos aku melanjutkan bersekolah di pesantren . awalnya aku merasa tak betah , terbayang rasa cape dan rasa rindu akan keluarga di rumah datang mendera..
ya, namun takdir mengharuskan ku disini.. aku harus terima dan menjalani kenyataan ini..
"ini hanya sementara kok, 4 tahun:" kata ayah ku
dan kehidupan itu dimulai..
sebuah pesantren modern, bukan benar2 pesantren seperti di gontor tentunya..
hari demi hari aku melewatinya, tanpa kusadari aku mulai nyaman dengan tempat dan kwana2ku disini..
tapi ada suatu hal yang aneh suatu hari.. perasaan yang tak pernah aku rasain sebelumnya, ya jelas saja karena diriku yang lugu..
dag dig dug, dag dig dug.. jantungku serasa aneh ketika melihat sosok wanita kecil berjilbab nan elok rupawan.. "subhannalah " dalam hati ini berbicara
aku tak tahu prasaan apakah ini ..apakah ini yang disebut cinta?kenapa cinta itu bisa muncul tiba2??
namun sayang sekali ak tak mengetahui wanita cantik itu..
aku tersadar, di pesantren ini tidak boleh ada pacaran..
dan aku masih bau kencur, alias anak kemaren sore.. masa aku udah mau ngelanggar dan buat masalah sih?
tapi hari ganti hari rasa yang ada di hatipun semakin mencuat.. intensitas pertemuan aku dengan wanita itu pun smakin sering..
tapi sayang aku tidak mengenal dia, sebaliknya dia tidak mengenal aku..
tapi aku berusaha cari tau tentang wanita itu..
dan suatu saat aku mengetahui bahwa ia adalah anak tingkat tiga di pesantren ku..
dan hal yang menyakitkan yang aku tahu bahwa banyak para pria bahkan temen sekamar ku yang juga suka dia, bahkan dia lebih dekat dibanding aku
hatiku seketika hancur ,kacau balau.,apakah ini yang disebut cemburu? apa ini ini yang disebut sakit hati??
dengan perasaan yang campur aduk , aku pun tetap menginginkan wanita itu.. ya ga ada yang tidak mungkin..
akhirnya aku bisa kenal dengannya..melihat fisik yang mungil nan lucu, aku berpikir ini wanita pasti baik, solehah, dan lembut
jelas saja waktu awal aku mengenal senyum dia cara dia berbicara .. membuat ku salah tingkah.
hari berganti hari rasa sayng aku pun makin bertambah..
dan akupun pun berhasil menaklukan wanita itu..
namun masalah belum berhanti disitu..
ternyata teman2 nya mengetahui hubungan aku dengannya..
itu membuat aku hampir terpisah dengannya.. dan benar benar hampir ter pisah..
tapi akhirnya kami bisa melaluinya.. sampe akhirnya dia lulus dan aku mash tingkat tiga di pesantren itu..
dia melanjutkan sekolah di universitas negeri di jogja..
aku pun bertekad untuk bersekolah dis semarang, ya paling tidak dekat kalo mau main..
dan alhamdulillah aku dapat di semarang..
namun apa yang terjadi.??
ketika aku dekat bertahun tahun hingga saat ini ternyta kami mengalami sebuah masalah.. perubahan..
dahulu kita akur, sekarang kita bermaslah, kita ribut.. aku pun muak..
mengapa ini terjadi!!!!
rasa ego yang tinggi, idialis yang merasa paling benar ..
mengapa dirimu tak sepeti yang ku kenal?
mengapa berubah 180 derajat?
diman dirimu yang baik kepadaku?
ya emang benar, bahwa setiap orang bisa brubah ..berubah bukan cuma dari yang jahat ke baik tapi dari baik ke jahat pun juga bisa..
aku menyadari bahwa apa yang kita rasa baik itu belum tentu baik..
mungkin emang cara ku yang salah..
aku pun mengikhlaskan jika memang dia bukan yang terbaik..
setidaknya aku sempat memiliki, walaupun aku hancur..
aku sadar, dengan membiarkan dia pergi dan membuat bahagia , aku juga harus bahagia.. mungkin itulah yang terbaik
dan aku pun kembali menjalani kenyataan bahwa aku tak bersamanya.. aku berjalan sendiri menatap masa depan
hati aku berbicara .. sekuat2 nya selama2 nya saya memperthankan seorang wanita, jika wanita itu tidak cocok dan tidak jodoh ma saya bakal lepas juga
yups, saya ckup snang mengetahui dirinya yang mulai bahagia dengan kehidupannya yang saat ini bisa bersama pria lain..
cemburu? tidak mungkin kecewa..
mengapa dahulu sosok yang baik berubah ,kata hinaan dan menrendahkan slalu aku trima dari mulutnya padahal dahulu kata itu tak pernah ada..
aku hanya rindu kebaikan mu..
kau adalh cahaya cinta ku, kau adalah bidadari ku...
tapi mengapa engkau berubah menjadi iblis yang menyakitkan??
Tuhan trimakasih atas rasa yang pernah kau beri ke aku..
aku pun mulai membenahi hidup dan menatp masa depan kembali, berusaha ikhlas dan tegar atas apa yang terjadi..
satu hal yang aku sadar Allah tahu mana yang terbaik buat hambaNya.. dan aku yakin inilah yang terbaik
ya, namun takdir mengharuskan ku disini.. aku harus terima dan menjalani kenyataan ini..
"ini hanya sementara kok, 4 tahun:" kata ayah ku
dan kehidupan itu dimulai..
sebuah pesantren modern, bukan benar2 pesantren seperti di gontor tentunya..
hari demi hari aku melewatinya, tanpa kusadari aku mulai nyaman dengan tempat dan kwana2ku disini..
tapi ada suatu hal yang aneh suatu hari.. perasaan yang tak pernah aku rasain sebelumnya, ya jelas saja karena diriku yang lugu..
dag dig dug, dag dig dug.. jantungku serasa aneh ketika melihat sosok wanita kecil berjilbab nan elok rupawan.. "subhannalah " dalam hati ini berbicara
aku tak tahu prasaan apakah ini ..apakah ini yang disebut cinta?kenapa cinta itu bisa muncul tiba2??
namun sayang sekali ak tak mengetahui wanita cantik itu..
aku tersadar, di pesantren ini tidak boleh ada pacaran..
dan aku masih bau kencur, alias anak kemaren sore.. masa aku udah mau ngelanggar dan buat masalah sih?
tapi hari ganti hari rasa yang ada di hatipun semakin mencuat.. intensitas pertemuan aku dengan wanita itu pun smakin sering..
tapi sayang aku tidak mengenal dia, sebaliknya dia tidak mengenal aku..
tapi aku berusaha cari tau tentang wanita itu..
dan suatu saat aku mengetahui bahwa ia adalah anak tingkat tiga di pesantren ku..
dan hal yang menyakitkan yang aku tahu bahwa banyak para pria bahkan temen sekamar ku yang juga suka dia, bahkan dia lebih dekat dibanding aku
hatiku seketika hancur ,kacau balau.,apakah ini yang disebut cemburu? apa ini ini yang disebut sakit hati??
dengan perasaan yang campur aduk , aku pun tetap menginginkan wanita itu.. ya ga ada yang tidak mungkin..
akhirnya aku bisa kenal dengannya..melihat fisik yang mungil nan lucu, aku berpikir ini wanita pasti baik, solehah, dan lembut
jelas saja waktu awal aku mengenal senyum dia cara dia berbicara .. membuat ku salah tingkah.
hari berganti hari rasa sayng aku pun makin bertambah..
dan akupun pun berhasil menaklukan wanita itu..
namun masalah belum berhanti disitu..
ternyata teman2 nya mengetahui hubungan aku dengannya..
itu membuat aku hampir terpisah dengannya.. dan benar benar hampir ter pisah..
tapi akhirnya kami bisa melaluinya.. sampe akhirnya dia lulus dan aku mash tingkat tiga di pesantren itu..
dia melanjutkan sekolah di universitas negeri di jogja..
aku pun bertekad untuk bersekolah dis semarang, ya paling tidak dekat kalo mau main..
dan alhamdulillah aku dapat di semarang..
namun apa yang terjadi.??
ketika aku dekat bertahun tahun hingga saat ini ternyta kami mengalami sebuah masalah.. perubahan..
dahulu kita akur, sekarang kita bermaslah, kita ribut.. aku pun muak..
mengapa ini terjadi!!!!
rasa ego yang tinggi, idialis yang merasa paling benar ..
mengapa dirimu tak sepeti yang ku kenal?
mengapa berubah 180 derajat?
diman dirimu yang baik kepadaku?
ya emang benar, bahwa setiap orang bisa brubah ..berubah bukan cuma dari yang jahat ke baik tapi dari baik ke jahat pun juga bisa..
aku menyadari bahwa apa yang kita rasa baik itu belum tentu baik..
mungkin emang cara ku yang salah..
aku pun mengikhlaskan jika memang dia bukan yang terbaik..
setidaknya aku sempat memiliki, walaupun aku hancur..
aku sadar, dengan membiarkan dia pergi dan membuat bahagia , aku juga harus bahagia.. mungkin itulah yang terbaik
dan aku pun kembali menjalani kenyataan bahwa aku tak bersamanya.. aku berjalan sendiri menatap masa depan
hati aku berbicara .. sekuat2 nya selama2 nya saya memperthankan seorang wanita, jika wanita itu tidak cocok dan tidak jodoh ma saya bakal lepas juga
yups, saya ckup snang mengetahui dirinya yang mulai bahagia dengan kehidupannya yang saat ini bisa bersama pria lain..
cemburu? tidak mungkin kecewa..
mengapa dahulu sosok yang baik berubah ,kata hinaan dan menrendahkan slalu aku trima dari mulutnya padahal dahulu kata itu tak pernah ada..
aku hanya rindu kebaikan mu..
kau adalh cahaya cinta ku, kau adalah bidadari ku...
tapi mengapa engkau berubah menjadi iblis yang menyakitkan??
Tuhan trimakasih atas rasa yang pernah kau beri ke aku..
aku pun mulai membenahi hidup dan menatp masa depan kembali, berusaha ikhlas dan tegar atas apa yang terjadi..
satu hal yang aku sadar Allah tahu mana yang terbaik buat hambaNya.. dan aku yakin inilah yang terbaik
Langganan:
Postingan (Atom)