maling triak maling itu yg pantes di sebut buat sesuatu hal yang mana dia bilang jangan A tapi dia sendiri malah A, bilang harus B tapi dia sendiri malah ga B
ironis memang, kalo nemu hal semacam ini
yups pasti sebagian orang prnah ngalamin hal menyakitkan kaya gitu
lo semua tau apa yang paling sakit? saat lo tau orang yang kita percaya ga ngajaga kepercaayaan itu alias pengkhianat brooo..
pengkhianat banyak macem nya dari yang level kecil sampe yang level tinggi kaya macem pejabat
lo tau ga? pejabat udah di sumpah aja masih aja ngelanggar itu, itu dia sebagian kecil dari namanya pengkhianat
pengkhianat itu cuma bisa "omdo" janji janji manis gitu, awalnya mah baik pas akhirnya mah busuk , yang bisa nusuk lo lo lo dari belakang bro...
hati hati ma orang kaya gini broo, orang dket pun bisa lebih sadis..
hati-hati , atau kau yg akan menanggung kecewa
kecewa ada di belakang sob, bukan di depan
20 Nov 2012
15 Nov 2012
Penjelasan Permainan Zynga Poker
Pada permainan POKER setiap pemain mendapatkan 2 kartu dan diminta untuk meletakkan taruhannya, kemudian 3 kartu akan terbuka di meja dan setiap pemain berhak untuk menaikkan taruhannya. Tahap selanjutnya kartu ke-4 di meja akan terbuka dan finishing kartu ke-5 terbuka di meja, kemudian pemenangnya adalah yang memiliki kombinasi kartunya yg paling tinggi nilainya. Setiap tahapnya pemain berhak bertahan atau menaikkan taruhannya.
Permainan POKER ini terdiri dari 7 kartu total dari 2 kartu di setiap pemain dan 5 kartu yang akan terbuka/ ada di meja. Meja ini dapat memuat 9 pemain.
Texas Hold’em terdiri dari 4 rounde. Setiap ronde pemain bisa memilih untuk Call/Check atau Fold. Masing-masing pemain akan bergantian menjadi “Dealer” (pembagi kartu) yang ditandai dengan “D” di meja.
Sebelum kartu-kartu dibagikan, 2 pemain di sebelah kiri Dealer menaruh chip/taruhan, yang dinamakan “Ante“. “Ante” yang pertama lebih kecil dari pada “ante” yang berikutnya. Misalnya : pemain satu adalah “Dealer”, maka pemain sebelah kirinya, misalkan pemain dua, menaruh Ante nya $1000, dan pemain selanjutnya lagi, yaitu pemain tiga, menaruh Antenya sejumlah $2000. “Ante” biasa dikenal juga dengan “Blind Bets“. Kumpulan dari chip-chip/taruhan di tengah meja tersebut untuk selanjutnya dinamakan “Pot“.- Lalu kartu dibagi, masing-masing pemain mendapat 2 kartu. 2 Kartu ini dinamakan “Private Cards”/”Hole Cards”.
Lalu setelah kartunya dibagikan (pemain tidak bisa melihat kartu milik pemain lain, harus lihat miliknya sendiri!), pemain di sebelah kiri pemain yang ngasih ante kedua, melakukan “bet” pertama kali. Dalam hal ini karena yang ngasih ante kedua adalah pemain tiga, maka yang melakukan “bet” pertama kali adalah pemain empat.
“Bet” adalah taruhan, bisa “Call“, “Check”, “Raise“,atau “Fold“
“Call” atau “Stay In/Check“, berarti dia akan ikut main, dengan menaruh taruhan sejumlah uang yang ditaruhkan oleh pemain lain terakhir kali.
“Raise” berarti dia akan ikut main, menaruh taruhannya, dengan nilai taruhan yang lebih tinggi (lebih tinggi dari nilai taruhan sebelumnya). “Fold” berarti berhenti dalam permainan puturan tersebut dan menutup kartunya.
Kemudian, 3 kartu dibagi terbuka dan diletakkan di pusat meja, memulai ronde pasang taruhan yang kedua.
Seperti sebelumnya, secara bergantian pemain-pemain melakukan lagi “Call“, “Check”, “Raise“,atau “Fold“, dimulai dari pemain di sebelah kiri yang ngasih ante ke dua tadi. Kartu di pusat meja ini dinamakan “Community Cards“. Dan ronde ini dinamakan “Flop”.
Setelah itu, dibuka satu kartu lagi kartu “Community Cards” yang keempat. Ini dinamakan “Turn Card”/”4th Street“, disusul dengan “bet” atau taruhan lagi seperti sebelumnya. Lalu kartu terakhir “Community Cards” dibuka lagi, ini dinamakan “River Card”/”5th Street“, disusul dengan “bet” atau taruhan lagi seperti sebelumnya. Ini adalah ronde taruhan yang terakhir.
Lalu pemain-pemain membuka kartu miliknya, dan mengkombinasikan kartu-kartunya dengan kartu yang terlihat di meja, 5 kartu yang paling baik kombinasinya akan menjadi pemenang.
KOMBINASI KARTU DARI YANG TERBAIK BERTURUT-TURUT :
(Beberapa gambar dari permainan Zynga – Texas Hold’Em Poker yang kami mainkan. Account SubZero atau Sub999 adalah Yayan A.I, dan account Gambit adalah Harri P.E .
ROYAL FLUSH : Kartu yang berurutan antara kartu yg ada di tangan dengan di meja dari 10-J-Q-K-A dengan sejenis/bunga yang sama, misalnya kartu 5 kartu Spade yang nilainya 10-J-Q-K-A.
STRAIGHT FLUSH : 5 kartu kombinasi antara kartu yg ada di tangan dengan di meja merupakan kartu sejenis/ bunganya sama dan berurutan. Misal kartu 7-8-9-10-J semua Club.
4 OF A KIND : kombinasi 4 kartu yang sama, misalnya K-Q-Q-Q-Q
FULL HOUSE : Kombinasi 3 kartu dan 2 kartu yang sama, misal K-K-K-Q-Q
FLUSH : Kombinasi 5 kartu yang memiliki jenis yang sama, misal 3-5-7-9-Q dan semua jenis/ bunganya Heart.
STRAIGHT : Kombinasi 5 kartu yang berurutan, misal 10-J-Q-K-A, namun jenis/ bunganya tidak sama.
THREE OF A KIND : Kombinasi 3 kartu yang sama, misal Q-Q-Q-10-4
TWO PAIR : Kombinasi 2 kartu yang sama dan ada 2 pasang, misal J-J-3-3-A
ONE PAIR (2 OF A KIND) : Kombinasi 2 kartu yang sama, misal J-J-2-5-6
HIGH CARD : Bila semua pemain tidak mempunyai kombinasi di atas maka pemenang di tentukan dengan kartu tertinggi (High card). Nilai kartu 2 akan kalah dengan 3, 3 kalah dengan 4,4 kalah dengan 5, dan seterusnya…. (dalam poker, A bisa menjadi angka 1 kalau mau, yang berarti nilai terendah).
Apabila terdapat 2 ataulebih pemain yang mempunyai nilai yang sama, maka dilihat kartu yg ke-2 (kartu ini disebut “Kicker”, mana yang lebih tinggi nilainya. Misalnya pemain I mempunyai kartu tertinggi King diamond dan 4 Spade, Pemain II mempunyai kartu King heart dan 8 Club, yang menang adalah II karena mempunyai “Kicker” 8 yang lebih tinggi dari 4. Namun jika niali “kicker” kedua pemain sama, maka chips POT di bagi rata untuk keduanya.
Permainan POKER ini terdiri dari 7 kartu total dari 2 kartu di setiap pemain dan 5 kartu yang akan terbuka/ ada di meja. Meja ini dapat memuat 9 pemain.
Texas Hold’em terdiri dari 4 rounde. Setiap ronde pemain bisa memilih untuk Call/Check atau Fold. Masing-masing pemain akan bergantian menjadi “Dealer” (pembagi kartu) yang ditandai dengan “D” di meja.
Sebelum kartu-kartu dibagikan, 2 pemain di sebelah kiri Dealer menaruh chip/taruhan, yang dinamakan “Ante“. “Ante” yang pertama lebih kecil dari pada “ante” yang berikutnya. Misalnya : pemain satu adalah “Dealer”, maka pemain sebelah kirinya, misalkan pemain dua, menaruh Ante nya $1000, dan pemain selanjutnya lagi, yaitu pemain tiga, menaruh Antenya sejumlah $2000. “Ante” biasa dikenal juga dengan “Blind Bets“. Kumpulan dari chip-chip/taruhan di tengah meja tersebut untuk selanjutnya dinamakan “Pot“.- Lalu kartu dibagi, masing-masing pemain mendapat 2 kartu. 2 Kartu ini dinamakan “Private Cards”/”Hole Cards”.
Lalu setelah kartunya dibagikan (pemain tidak bisa melihat kartu milik pemain lain, harus lihat miliknya sendiri!), pemain di sebelah kiri pemain yang ngasih ante kedua, melakukan “bet” pertama kali. Dalam hal ini karena yang ngasih ante kedua adalah pemain tiga, maka yang melakukan “bet” pertama kali adalah pemain empat.
“Bet” adalah taruhan, bisa “Call“, “Check”, “Raise“,atau “Fold“
“Call” atau “Stay In/Check“, berarti dia akan ikut main, dengan menaruh taruhan sejumlah uang yang ditaruhkan oleh pemain lain terakhir kali.
“Raise” berarti dia akan ikut main, menaruh taruhannya, dengan nilai taruhan yang lebih tinggi (lebih tinggi dari nilai taruhan sebelumnya). “Fold” berarti berhenti dalam permainan puturan tersebut dan menutup kartunya.
Kemudian, 3 kartu dibagi terbuka dan diletakkan di pusat meja, memulai ronde pasang taruhan yang kedua.
Seperti sebelumnya, secara bergantian pemain-pemain melakukan lagi “Call“, “Check”, “Raise“,atau “Fold“, dimulai dari pemain di sebelah kiri yang ngasih ante ke dua tadi. Kartu di pusat meja ini dinamakan “Community Cards“. Dan ronde ini dinamakan “Flop”.
Setelah itu, dibuka satu kartu lagi kartu “Community Cards” yang keempat. Ini dinamakan “Turn Card”/”4th Street“, disusul dengan “bet” atau taruhan lagi seperti sebelumnya. Lalu kartu terakhir “Community Cards” dibuka lagi, ini dinamakan “River Card”/”5th Street“, disusul dengan “bet” atau taruhan lagi seperti sebelumnya. Ini adalah ronde taruhan yang terakhir.
Lalu pemain-pemain membuka kartu miliknya, dan mengkombinasikan kartu-kartunya dengan kartu yang terlihat di meja, 5 kartu yang paling baik kombinasinya akan menjadi pemenang.
KOMBINASI KARTU DARI YANG TERBAIK BERTURUT-TURUT :
(Beberapa gambar dari permainan Zynga – Texas Hold’Em Poker yang kami mainkan. Account SubZero atau Sub999 adalah Yayan A.I, dan account Gambit adalah Harri P.E .
ROYAL FLUSH : Kartu yang berurutan antara kartu yg ada di tangan dengan di meja dari 10-J-Q-K-A dengan sejenis/bunga yang sama, misalnya kartu 5 kartu Spade yang nilainya 10-J-Q-K-A.
STRAIGHT FLUSH : 5 kartu kombinasi antara kartu yg ada di tangan dengan di meja merupakan kartu sejenis/ bunganya sama dan berurutan. Misal kartu 7-8-9-10-J semua Club.
4 OF A KIND : kombinasi 4 kartu yang sama, misalnya K-Q-Q-Q-Q
FULL HOUSE : Kombinasi 3 kartu dan 2 kartu yang sama, misal K-K-K-Q-Q
FLUSH : Kombinasi 5 kartu yang memiliki jenis yang sama, misal 3-5-7-9-Q dan semua jenis/ bunganya Heart.
STRAIGHT : Kombinasi 5 kartu yang berurutan, misal 10-J-Q-K-A, namun jenis/ bunganya tidak sama.
THREE OF A KIND : Kombinasi 3 kartu yang sama, misal Q-Q-Q-10-4
TWO PAIR : Kombinasi 2 kartu yang sama dan ada 2 pasang, misal J-J-3-3-A
ONE PAIR (2 OF A KIND) : Kombinasi 2 kartu yang sama, misal J-J-2-5-6
HIGH CARD : Bila semua pemain tidak mempunyai kombinasi di atas maka pemenang di tentukan dengan kartu tertinggi (High card). Nilai kartu 2 akan kalah dengan 3, 3 kalah dengan 4,4 kalah dengan 5, dan seterusnya…. (dalam poker, A bisa menjadi angka 1 kalau mau, yang berarti nilai terendah).
Apabila terdapat 2 ataulebih pemain yang mempunyai nilai yang sama, maka dilihat kartu yg ke-2 (kartu ini disebut “Kicker”, mana yang lebih tinggi nilainya. Misalnya pemain I mempunyai kartu tertinggi King diamond dan 4 Spade, Pemain II mempunyai kartu King heart dan 8 Club, yang menang adalah II karena mempunyai “Kicker” 8 yang lebih tinggi dari 4. Namun jika niali “kicker” kedua pemain sama, maka chips POT di bagi rata untuk keduanya.
Puasa 1 muharram
Keutamaan Puasa di Bulan Muharram
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam.“[1].
Hadits yang mulia ini menunjukkan dianjurkannya berpuasa pada bulan Muharram, bahkan puasa di bulan ini lebih utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, setelah bulan Ramadhan[2].
Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:
- Puasa yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram adalah puasa ‘Aasyuura’ (puasa pada tanggal 10 Muharram), karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya dan memerintahkan para sahabat radhiyallahu ‘anhum untuk melakukannya[3], dan ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang keutamaannya beliau bersabda,
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu“[4].
- Lebih utama lagi jika puasa tanggal 10 Muharram digandengankan dengan puasa tanggal 9 Muharram, dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi dan Nashrani, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disampaikan kepada beliau bahwa tanggal 10 Muharram adalah hari yang diagungkan orang-orang Yahudi dan Nashrani, maka beliau bersabda,
فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ
“Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram).” [5]
- Adapun hadits,
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْماً أَوْ بَعْدَهُ يَوْماً
“Berpuasalah pada hari ‘Aasyuura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.“[6], maka hadits ini lemah sanadnya dan tidak bisa dijadikan sebagai sandaran dianjurkannya berpuasa pada tanggal 11 Muharram[7].
- Sebagian ulama ada yang berpendapat di-makruh-kannya (tidak disukainya) berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja, karena menyerupai orang-orang Yahudi, tapi ulama lain membolehkannya meskipun pahalanya tidak sesempurna jika digandengkan dengan puasa sehari sebelumnya[8].
- Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan puasa tanggal 10 Muharram adalah karena pada hari itulah Allah Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa álaihis salam dan umatnya, serta menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya, maka Nabi Musa ‘alaihis salam pun berpuasa pada hari itu sebagai rasa syukur kepada-Nya, dan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar orang-orang Yahudi berpuasa pada hari itu karena alasan ini, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ
“Kita lebih berhak (untuk mengikuti) Nabi Musa ‘alaihis salam daripada mereka“[9]. Kemudian untuk menyelisihi perbuatan orang-orang Yahudi, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk berpuasa tanggal 9 dan 10 Muharram[10].
- Hadits ini juga menunjukkan bahwa shalat malam adalah shalat yang paling besar keutamaannya setelah shalat wajib yang lima waktu[11].
***
Penulis: Ustadz Abdullah Taslim Al Buthoni, M.A.
Artikel www.muslim.or.id
[1] HSR Muslim (no. 1163).
[2] Lihat keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/341).
[3] Dalam HSR al-Bukhari (no. 1900) dan Muslim (1130).
[4] HSR Muslim (no. 1162).
[5] HSR Muslim (no. 1134).
[6] HR Ahmad (1/241), al-Baihaqi (no. 8189) dll, dalam sanadnya ada perawi yang bernama Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila, dan dia sangat buruk hafalannya (lihat Taqriibut Tahdziib hal. 493). Oleh karena itu syaikh al-Albani menyatakan hadits ini lemah dalam Dha’iful Jaami’ (no. 3506).
[7] Lihat kitab Bahjatun Nazhirin (2/385).
[8] Lihat keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam as-Syarhul Mumti’ (3/101-102).
[9] Semua ini disebutkan dalam HSR al-Bukhari (3216) dan Muslim (1130).
[10] Lihat keterangan syaikh Muhammad al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/412).
[11] Lihat kitab Bahjatun Nazhirin (2/329).
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah (bulan) Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib (lima waktu) adalah shalat malam.“[1].
Hadits yang mulia ini menunjukkan dianjurkannya berpuasa pada bulan Muharram, bahkan puasa di bulan ini lebih utama dibandingkan bulan-bulan lainnya, setelah bulan Ramadhan[2].
Mutiara hikmah yang dapat kita petik dari hadits ini:
- Puasa yang paling utama dilakukan pada bulan Muharram adalah puasa ‘Aasyuura’ (puasa pada tanggal 10 Muharram), karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukannya dan memerintahkan para sahabat radhiyallahu ‘anhum untuk melakukannya[3], dan ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang keutamaannya beliau bersabda,
يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ
“Puasa ini menggugurkan (dosa-dosa) di tahun yang lalu“[4].
- Lebih utama lagi jika puasa tanggal 10 Muharram digandengankan dengan puasa tanggal 9 Muharram, dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi dan Nashrani, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika disampaikan kepada beliau bahwa tanggal 10 Muharram adalah hari yang diagungkan orang-orang Yahudi dan Nashrani, maka beliau bersabda,
فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ
“Kalau aku masih hidup tahun depan, maka sungguh aku akan berpuasa pada tanggal 9 Muharram (bersama 10 Muharram).” [5]
- Adapun hadits,
صُومُوا يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَخَالِفُوا فِيهِ الْيَهُودَ صُومُوا قَبْلَهُ يَوْماً أَوْ بَعْدَهُ يَوْماً
“Berpuasalah pada hari ‘Aasyuura’ dan selisihilah orang-orang Yahudi, berpuasalah sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya.“[6], maka hadits ini lemah sanadnya dan tidak bisa dijadikan sebagai sandaran dianjurkannya berpuasa pada tanggal 11 Muharram[7].
- Sebagian ulama ada yang berpendapat di-makruh-kannya (tidak disukainya) berpuasa pada tanggal 10 Muharram saja, karena menyerupai orang-orang Yahudi, tapi ulama lain membolehkannya meskipun pahalanya tidak sesempurna jika digandengkan dengan puasa sehari sebelumnya[8].
- Sebab Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan puasa tanggal 10 Muharram adalah karena pada hari itulah Allah Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa álaihis salam dan umatnya, serta menenggelamkan Fir’aun dan bala tentaranya, maka Nabi Musa ‘alaihis salam pun berpuasa pada hari itu sebagai rasa syukur kepada-Nya, dan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mendengar orang-orang Yahudi berpuasa pada hari itu karena alasan ini, maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَنَحْنُ أَحَقُّ وَأَوْلَى بِمُوسَى مِنْكُمْ
“Kita lebih berhak (untuk mengikuti) Nabi Musa ‘alaihis salam daripada mereka“[9]. Kemudian untuk menyelisihi perbuatan orang-orang Yahudi, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan untuk berpuasa tanggal 9 dan 10 Muharram[10].
- Hadits ini juga menunjukkan bahwa shalat malam adalah shalat yang paling besar keutamaannya setelah shalat wajib yang lima waktu[11].
***
Penulis: Ustadz Abdullah Taslim Al Buthoni, M.A.
Artikel www.muslim.or.id
[1] HSR Muslim (no. 1163).
[2] Lihat keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/341).
[3] Dalam HSR al-Bukhari (no. 1900) dan Muslim (1130).
[4] HSR Muslim (no. 1162).
[5] HSR Muslim (no. 1134).
[6] HR Ahmad (1/241), al-Baihaqi (no. 8189) dll, dalam sanadnya ada perawi yang bernama Muhammad bin Abdurrahman bin Abi Laila, dan dia sangat buruk hafalannya (lihat Taqriibut Tahdziib hal. 493). Oleh karena itu syaikh al-Albani menyatakan hadits ini lemah dalam Dha’iful Jaami’ (no. 3506).
[7] Lihat kitab Bahjatun Nazhirin (2/385).
[8] Lihat keterangan Syeikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin dalam as-Syarhul Mumti’ (3/101-102).
[9] Semua ini disebutkan dalam HSR al-Bukhari (3216) dan Muslim (1130).
[10] Lihat keterangan syaikh Muhammad al-Utsaimin dalam Syarhu Riyadhis Shalihin (3/412).
[11] Lihat kitab Bahjatun Nazhirin (2/329).
Langganan:
Komentar (Atom)